NASSAR Siap Nyayi Bareng , Agogo Singing Contest

Aradio kembali menghadirkan kontes menyayi lagu dangdut spectacular AGOGO SINGING CONTEST, bagi anda yang berminat mengukuti kontes menyayi lagu dangdut dapat datang langsung ke Aradio dijalan Veteran no.15 Sadang Purwakarta hanya dengan Rp.30.000, dimana peserta menyayikan 1 buat lagu dangdut pada babak audisi yang diiringi organ tunggal.

Selain itu anda diharuskan berpenampilan menarik layaknya seorang penyayi, seperti performance, kostum dll, dimana hal tersebut akan menjadi point terpenting bagi penilaian juri.

Untuk peserta usia dibatasi 18 - 35 tahun, pada babak audisi peserta, akan ada 3 pemenang, pemenang faforit akan menjadipembuka Show Nassar di Mall Technomart Karawang, dan pemenang pertama masing-masing kota audisi akan nyanyi bareng Nassar pada tanggal 31 Maret di Mall Technomart Karawang, selanjutnya 3 peserta pemenang babak audisi akan mendapatkan banyak hadiah hiburan.

jadi tunggu apalagi daftarkan segera sekarang juga.

Jenguk Korban Kebakaran Sukarata, Rustandie Siap Jadi Orang Tua Asuh Dani

PURWAKARTA-Anggota DPRDJenguk Korban Kebakaran Sukarata, Rustandie Siap Jadi Orang Tua Asuh Dani Provinsi Jawa Barat, Rustandie, menyatakan kesanggupannya menjadi orang tua asuh korban ke

bakaran yang juga menyebabkan dirinya kehilangan anggota keluarganya sehingga kini hidup sebatang kara, Dani Ramdani (16).

“Saya turut prihatin atas musibah yang menimpa Dani. Kedatangan saya ke sini untuk menyerahkan sejumlah peralatan medis seperti infusan, obat obatan, perban dan salep sesuai yang dibutuhkan korban saat ini. Alhamdulillah, saya juga bersyukur korban selamat meski mengalami luka bakar di tangan dan kaki,” kata Rustandie yang juga owner RSIA Asri ini ketika mengunjungi korban kebakaran yang disebabkan ledakan tabung gas 3 kilogram di Kampung Sukarata RT 20 RW 06, Kelurahan Cipaisan, Selasa (20/2/2018).

Selain memberikan alat medis, sambungnya, pihaknya bakal menurunkan tim medis RSIA Asri yang secara rutin memeriksa kondisi Dani. 

“Kami juga akan mengatasi guncangan kejiwaan korban yang trauma pascainsiden tersebut dengan menurunkan Tim Trauma Healing. Kesembuhan korban bukan hanya luka jasmani tetapi psikisnya,” ujarnya.

Dirinya juga menyatakan kesiapannya sebagai orang tua asuh Dani yang kini hidup sebatang kara. 

“Selama masa penyembuhan kebutuhan medis kita akan penuhi termasuk menanggung biaya hidup. Saya juga mempersilakan kalau dia mau tinggal di Asri,” katanya.

Ketua RW 06 Eman Sulaeman didampingi tokoh agama, Wawan, dan perwakilan SMKN 1 Purwakarta Aang, menerima langsung bantuan yang diserahkan Rustandie. 

“Hatur nuhun (terimakasih, red), mudah-mudahan berkah untuk semua,” kata Eman.

Dagang Online, Startup Wajib Kantongi Izin Kemendag

 

Aplikasi toko online Android e1430811928922
Dalam Rancangan Peraturan Pemerintah terkait transaksi perdagangan sistem elektronik, startup bakal diwajibkan mengantongi izin usaha sebelum memulai usaha
Pemerintah mengaku, sedang menyusun aturan guna memberikan legalitas pada badan usaha yang menjalankan perdagangan elektronik (e-commerce). Nantinya, pelaku usaha e-commerce, termasuk tingkatan startup wajib memperoleh izin dari Kementerian Perdagangan sebelum memulai usahanya. Aturan tersebut rencananya akan tercantum dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait transaksi perdagangan melalui sistem elektronik. Penyusunan RPP tersebut saat ini tengah memasuki proses Focus Group Discussion (FGD) antar kementerian dan lembaga dan diharapkan bisa terbit segera mungkin.Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana menjelaskan, guna mendapatkan izin tersebut, setidaknya ada tiga syarat yang harus dipenuhi pelaku usaha.

Pertama, badan usaha harus memiliki domain situs dot id. Kemudian, badan usaha pun harus mendaftarkan transaksi elektroniknya kepada pemerintah. Selanjutnya, badan usaha wajib memiliki sistem sendiri jika memang ingin berbisnis perdagangan secara daring."Hal lain yang perlu diantisipasi dari tumbuhnya startup ini adalah sengketa bisnis. Nanti, di dalam peraturan ini juga akan disertakan. Maka dari itu, yang pasti tujuan (peraturan ini) adalah untuk memberikan kepastian berusaha dan legalitas pelaku e-commerce," jelas Wisnu.

Tak hanya bagi pelaku usaha, aturan ini juga ditujukan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen. Sebagai contoh, pemerintah menjamin bahwa konsumen bisa memperoleh kepastian hukum sesuai Undang-Undang (UU) perlindungan konsumen jika pelaku usaha lalai dalam memenuhi kewajibannya.Selain itu, pemerintah juga akan bekerja sama dengan perbankan untuk menghindari transaksi yang bersifat anonim. Bahkan, pelaku usaha juga wajib memiliki rekening jaminan sebagai garansi bahwa uang konsumen akan kembali."Dalam melakukan transaksi, penjual pun harus cantumkan teknis barang-barangnya, cara pembayarannya seperti apa, bahkan hingga teknis penyerahan barang juga diatur di dalam RPP ini. Yang pasti, ini memberikan rasa aman bagi konsumen agar semakin confident dalam transaksi e-commerce," kata dia.

Menurutnya, aturan ini juga merupakan jawaban pemerintah atas menjamurnya startup di Indonesia. Apalagi, sebagian startup kini sudah menjelma naik kelas menjadi level unicorn. Namun, ia sendiri belum tahu kapan aturan ini bisa diluncurkan."Karena pada prinsipnya kami memberi kemudahan akses pasar bagi para pelaku usaha ini sehingga kami merasa perlu membuat aturan," pungkas Wisnu.Adapun menurut Asosiasi E-Commerce Indonesia, potensi transaksi e-commerce di Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp1.700 triliun di tahun 2020 mendatang. Angka ini melonjak signifikan dibanding total nilai transaksi e-commerce di tahun 2016 sebesar Rp75,76 triliun.