Ingin Juara, Alasan Sterling tinggalakn Liverpool

 

raheem sterling Bintang Manchester City, Raheem Sterling mengaku punya pertimbangan untuk bertahan di Liverpool asalkan klub selalu berjuang untuk meraih gelar juara.

Sterling, 21, memutuskan hijrah ke skuat The Citizens pada pertengahan 2015 lalu dengan banderol transfer £44 juta, meninggalkan Anfield yang sudah ditinggalinya sejak 2010 silam.

Winger internasional Inggris itu lalu mengingat percakapan dengan agennya, menyatakan bahwa memang kepindahan dari Liverpool memang jadi opsi apabila secara tim dinilai sulit juara.

"Saya ingat ucapan saya pada agen, jika saya berusia 22 tahun dan tak memenangkan gelar apa pun di kompetisi terbesar maka saya harus memeriksa kembali segala opsi yang ada," ungkap Sterling dalam acara The Premier League Show.

"Anda harus selalu yakin bahwa diri Anda terus bermain di level tertinggi dan juga terbaik."

"Saya selalu mencintai Liverpool dan mereka adalah tim besar, tim yang hebat dan telah membantu saya berkembang sejauh ini."

"Tak ada isu apa pun di sana, dengan fans atau yang lainnya. Jadi tidak benar bahwa saya merasa benar-benar senang dengan cara saya pergi."

Demo 4 November di Jakarta Jadi Sorotan Media Asing

Okezone.com demoJAKARTA – Rencana demonstrasi besar-besaran umat Islam dari seluruh Indonesia yang berpusat di Jakarta tampaknya tidak saja menjadi sorotan media lokal. Diketahui, sejumlah media asing seperti The Guardian, Channel News Asia, dan Straits Times ikut mengamati rencana aksi demonstrasi sejumlah ormas Islam tersebut.

Demonstrasi itu merupakan bagian dari protes umat Islam di seluruh Indonesia atas dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama (Ahok). Saat berpidato di depan warga Kabupaten Kepulauan Seribu, ia mengatakan: “Jangan mau dibohongi pakai Surah Al Maidah: 51.”

Perkataan “dibohongi” yang digunakan Ahok itulah yang kemudian menyulut kemarahan umat Islam di seluruh Indonesia. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan Ahok melakukan penistaan agama.

Berita Channel News Asia menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menginstruksikan petugas keamanan untuk bersiaga dengan demo pada Jumat 4 November 2016. “Saya telah memerintahkan aparat pemerintah untuk bersiaga dan menjalankan kewajiban mereka secara profesional,” ujar Presiden Jokowi, sebagaimana dilansir Channel News Asia, Rabu (2/11/2016).

Berdasarkan laporan media tersebut, tuntutan utama massa demonstran adalah agar Ahok segera diproses hukum karena menghina umat Islam. Tudingan itu karena Ahok mengkritik orang-orang yang menggunakan ayat Alquran untuk menyerang dirinya menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada Februari 2017.

Sementara The Straits Times menyoroti mobilisasi ribuan polisi yang didukung 500 TNI. “Pemerintah telah menjamin hak kebebasan berbicara, tapi pemerintah juga harus mengatur ketertiban umum. Saya telah menyiapkan petugas keamanan,” ujar Presiden Jokowi, sebagaimana dilansir The Straits Times.

Tidak jauh berbeda dari dua media sebelumnya, The Guardian mengatakan bahwa ribuan massa dari berbagai daerah telah datang dan berkumpul di Jakarta untuk melakukan protes pada Jumat 4 November. The Guardian melaporkan, kelompok utama yang melakukan yang berada di balik aksi demo adalah Front Pembela Islam (FPI).

“Saya meminta kepada setiap warga untuk tetap tenang. Jangan mudah terprovokasi oleh media sosial,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian, sebagaimana ditulis The Guardian.

Tito mengatakan, untuk mengamankan aksi demonstrasi, 18 ribu petugas keamanan telah dikerahkan. Selain itu, bantuan keamanan sebanyak 500 personel juga didatangkan dari kesatuan TNI.

Aurel Hermansyah Disodori Alkohol Saat Nge-DJ, Ini Reaksi Ashanty

WowKeren.comaurelher - Keputusan untuk menjadi DJ sempat ditentang oleh ibu sambungnya, . Ashanty rupanya takut jika Aurel terpengaruh hal-hal buruk saat menjadi DJ. Ashanty kemudian berubah pikiran dan mengizinkan Aurel menekuni profesi tersebut.

Namun kekhawatiran Ashanty ini tampaknya terjadi. Sebuah pengalaman buruk sempat dialami oleh Aurel ketika sedang nge-DJ di sebuah klub malam.

Aurel mengaku seorang pria tiba-tiba menghampiri dirinya. Pria ini kemudian menyodori minuman beralkohol padanya. Untungnya, tak terjadi hal buruk pada Aurel saat ia menolak tawaran pria ini.

"Waktu itu aku nge-DJ dan disamperin," ujar Aurel di Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016). "Langsung nyodorin minuman, aku diam saja."

Ashanty rupanya melihat kejadian ini karena kebetulan tengah menemani Aurel. Istri ini merasa tak terima dengan tingkah laku pria tersebut dan marah besar.

"Bunda ngelihat, terus bunda orang itu dimarahin bunda," tambahnya. "Dia kasih minuman terus kabur, aneh ya."

Aurel mengaku tak kapok menjadi DJ meski sempat tertimpa pengalaman buruk. Baginya yang terpenting adalah bisa menjaga dan mengontrol dirinya sendiri.

"Namanya di tempat begitu ya begitulah," pungkas Aurel. "Jadi kita harus bisa jaga diri." (wk/rs)